Kamis, 03 Maret 2016

Bermain dengan Arduino (Chapter 3.1)


Helo helo, melanjutkan postingan yang kemarin nih.

Masalah

Jadi kami coba terus merangkai rangkaiannya karena penasaran kenapa gagal terus. Seperti yang saya bilang sebelumnya, tidak jarang code yang kami upload mengalami error. Terkadang error yang terjadi memang karena kami lupa mengisi library yang digunakan (liquidcrystal.h untuk lcd, keypad.h untuk keypad), atau karena pemasangan port-nya tidak cocok. Namun, di beberapa percobaan terakhir yang kami lakukan, kode yang diupload selalu menunjukkan pesan error yang sama yang mengatakan 'no sync', pesan error ini kadang muncul kadang tidak (lebih sering munculnya sih). Nah, pernah sekali, ketika kodenya tiba-tiba tidak menunjukkan pesan error ketika diupload, LCD mulai menunjukkan kotak-kotak hitam full (disini kami cukup senang minimal ada kemajuan walau sedikit). Ketika keypad ditekan-tekan angka yang keluar tidak sesuai (lagi). Angka 1 tidak memunculkan apapun, angka 2 memunculkan huruf 'o', angka 4 memunculkan '/', angka 5 memunculkan '_' , yang terus di looping.

Rangkaian

Di bawah ini rangkaian yang paling sering kami coba, yang kadang berhasil kadang tidak.

Ini fritzing rangkaian yang kami pakai dan ambil dari blog www.vathsav.com

Tiba-Tiba


Lalu tiba-tiba tengah malam, Yuni ngechat di grup kelompok kalo rangkaiannya berhasil. Wow. Kata Yuni sih, kenapa berhasil? mungkin karena rangkaian kabel-kabelnya yang kemarin kurang pas. Soalnya ini percobaan pertamanya dan langsung berhasil muncul angka-angka yang semestinya (normal) pada layar LCD. Rangkaian sama kodenya juga sama seperti yang kami gunakan sebelumnya, tinggal diganti pinnya. Meskipun, katanya LCD-nya kadang mati kadang nyala. Padahal sebelumnya kami juga sudah menyesuaikan pin-pinnya. Bisa jadi, alasan percobaan sebelum-sebelumnya belum berhasil karena pengaturan pin yang kami lakukan memang kurang tepat antara rangkaian nyata dengan pengaturan pin pada kode.

layar LCD menunjukkan angka normal (akhirnya)



Referensi :

http://www.vathsav.com/post/arduino_calculator.html
http://raosanfikri.blogspot.co.id/2014/03/membuat-kalkulator-dengan-arduino.html
http://www.instructables.com/id/Arduino-Calculator/?ALLSTEPS



Rabu, 02 Maret 2016

Bermain dengan Arduino (Chapter 3)

Kalkulator Sederhana (Belum Berhasil)

Yup, seperti biasa ada tugas mingguan dari mata kuliah IMKA untuk bermain-main dengan arduino yang super canggih. Nah, tugas minggu ini adalah membuat kalkulator sederhana. Komponen yang kami gunakan adalah
- Arduino uno
- Keypad 4x4
- Potensiometer
- Jumper
- Board
- LCD 16x2

Kami memulai percobaan pada hari Selasa (23/2) dengan mencoba satu per satu komponen. Komponen yang pertama  kali kita coba sambungkan ke arduino adalah keypad 4x4. Kami cari referensi dari cookbook, kami pasang kabel sesuai gambar, lalu kami upload codenya. Hasilnya, ketika kami tekan angka 1 keluar angka 9, huh..gagal. Ternyata ketika dicoba lagi meski angka yang keluar tidak sesuai namun angka yang keluar berurutan. Kami pun menyadari bahwa kabel yang kami pasang ke arduino terbalik. setelah diperbaiki, hsasilnya memang benar. Komponen kedua yang kami coba adalah LCD. Sama seperti keypad, kami mencari referensi dari cookbook, kami pasang rangkaiannya kemudian kami upload ke arduino. LCD berhasil menampilkan kata 'hello, there' dan 'H7800, there' sesuai code yang dimasukkan meskipun cahayanya agak redup.

'H7800, there' pada layar LCD

'hello, there' pada layar LCD


Oke. Selanjutnya kami mulai menyusun rangkaian kalkulator sederhana. Sebelumnya kami mencari referensi dari google. Satu per satu project membuat kalkulator sederhana dari berbagai sumber sudah kami coba namun hasilnya nihil. Angka yang kami ketikkan pada keypad tidak mau muncul pada layar LCD. Padahal, pernah sekali LCD menunjukkan huruf aneh, namun setelah itu LCD sama sekali tidak mau memunculkan apapun, bahkan tidak bercahaya.

Huruf aneh muncul pada layar LCD

Kami sempat berpikir apakah masalahnya terletak pada LCD, karena tidak disolder? Kami berniat mensolder LCDnya namun tidak jadi. Ketika kami mencoba bongkar-pasang rangkaian, cahaya LCD berhasil menyala namun tetap saja tidak muncul apa-apa. Setiap jenis rangkaian yang kami coba mulai rangkaian dengan dan tanpa resistor atau potensiometer hingga meminjam LCD milik kelompok lain yang telah disolder ternyata tidak menunjukkan perubahan. Semua energi terkuras untuk mengerjakan tugas ini wkwkwk. Bahkan, beberapa kali code yang kami upload tidak jarang mengalami error. Kami benar-benar bingung, rangkaian sudah sama dan kodenya pun juga sama dengan referensi, namun rangkaian kami tidak berjalan semestinya.

Kamis, 25 Februari 2016

Bermain dengan Arduino (Chapter 2)

ESP6288

Kali ini kami mendapat tugas baru yaitu mencoba menjalankan ESP6288. Komponen ini digunakan untuk saling berkoneksi melalui WiFi.

Gambar ESP6288

Banyak yang bilang kalo modul ini mudah dicoba. Akhirnya, hari selasa kemarin (23/2) kami mencoba membuat modulnya. Sebenarnya, dari kelompok kami hanya 2 orang yang mencoba modulnya karena 3 orang lain masih ada kelas pada jam itu. Akhirnya mereka berdua mencari code dan rangkaiannya dari cookbook dan internet. Setelah rangkaian berhasil dipasang dan code berhaisl didownload ke arduino, dijalankanlah modulnya. Hasilnya indikator di ESP6288 menyala, namun tidak berhasil berkoneksi dengan handphone. Kemudian kami coba mencari code yang lain namun setelah berkali-kali mencoba, ESP6288 masih tetap tidak dapat berkoneksi dengan handphone.

Gambar rangkaian



Rabu, 10 Februari 2016

Bermain dengan Arduino (Chapter 1)

Halooo para pembaca, kenalkan saya Adinda Juwita Ningtyas. Saat ini saya sedang menjalani kuliah S1 di jurusan Sistem dan teknologi Informasi atau STI angkatan 2013. Nah di salah satu mata kuliah, Interaksi Manusia dan Komputer (IMKA), ada tugas bermain dengan Arduino. Tugas pertama adalah membuat rangkaian dengan Arduino Uno, dua buah 7-segment dan sebuah sensor. Tugas ini dikerjakan berkelompok dan kelompok saya terdiri dari 4 orang, yaitu

Yuni Citrawati (18213016)
Adinda Juwita Ningtyas (18213026)
Airen Rizky F (18213028)
Dewi Nurbuaty (18213039)

Awalnya kami lupa untuk mengerjakan tugas ini (kebiasaan nii) padahal deadline-nya 2 minggu dari pemberian tugas hari Jumat. Alhasil kami baru mulai mengerjakan H-3 di hari selasa.
Langsung saja nih ceritanya…

Sensor yang kami pakai adalah LM35 atau sensor suhu (cari yang murah). Pada percobaan pertama, kami coba dulu merangkai sensor suhunya untuk mengecek jalan atau tidak. Kami melihat kode-nya dari cookbook dan bantuan internet. Rangkaian sudah dipasang, kode sudah diunduh ke Arduino , tinggal lihat di layar monitor berhasil atau tidak. Layar monitor sudah menunjukkan angka-angkanya, betapa senangnya kami karena berhasil. Namun apa yang terjadi? Angka yang muncul adalah 499 derajat celcius (padahal suhu kamar rata-rata 27 C).

Masalah pertama berhasil membuat kami panik, pasalnya kode sudah sama dengan cookbook, rangkaianpun sudah serupa. Beberapa kali kami mengganti kodenya tapi tetap saja tak berubah. Kemudian kami memutuskan untuk mencoba nya dari awal. Kami bongkar semua rangkaian dan kami pasang kembali. Kami unduh lagi kodenya dan kami jalankan. Lalu apa yang terjadi? Layar monitor menunjukkan angka 28. Yeay. Akhirnya LM35 berhasil ditaklukkan.


Selanjutnya ami membuat rangkaian bersama 7-segment. Dengan percaya diri kami langsung merangkai 2 buah 7-segment dan LM35 sesuai dengan gambar acuan. Nah karena di cookbook kurang lengkap, kami mencari referensi kode dari internet. Kami coba compile kodenya ternyata gagal karena bermasalah di sevenSegment.h. sudah kami include library-nya tetap saja gagal. Sudah dicoba berulang-ulang-ulang merubah kodenya juga tetap tidak jalan. Ketika membuka lagi buku semester kemarin, ternyata untuk menjalankan 2 7-segment tanpa library sevenSegment.h pun bisa. Akhirnya kami cari referensi kode baru tanpa library.
Rangkaian awal, belum bisa nyala. Liat deh resistornya banyak bangettt

Kemudian ketika kita mau nyoba buka fritzing, tidak sengaja ada modul membuat arduino dengan 2 buah 7-segment dan LM35. Wah. wah. wah. ini..... kita coba ikutin yang di fritzing itu, kita bongkar rangkaian dan kita rangkai ulang mengikuti fritzing, kodenya pun ikut dari sana. Kodenya panjang banget dan keliatan manual. tapi kita coba-coba aja dulu. Eh akhirnya, alhamdulillah bisa nyala dan nilai suhunya bener ^^

Minggu, 20 September 2015

Welcome To The New World


Welcome to the world kids! Mereka bertiga adalah anak-anak kucing yang baru lahir dari ibu kucing angora dan ayah kucing kampung milik tetangga. Walopun aku bukan pecinta kucing, tapi liat wajah mereka yang lucu banget itu bikin aku jadi gatel pengen foto mereka. Bukan cuma itu, gara-gara foto mereka yang ngegemesin itu, ga tau kenapa aku jadi pengen nulis di blog. Yup, ini adalah blog pertamaku (apa hubungannya?). Sebenernya dari dulu aku ga tertarik buat bikin blog karena aku ga suka nulis. Bahkan untuk sekedar coba-coba aja males banget. Tapi entah kenapa tiba-tiba detik ini aku jadi pengen nulis di blog. Seperti judul dari blog ini, mungkin ke depannya blog ini bakal berisi pengalaman-pengalaman yang terjadi dalam hidupku entah bahagia, sedih, serius, atau sekedar menyampaikan uneg-uneg hehe...
Okey seperti anak-anak kucing itu, welcome to the new (blog) world!